Di dunia yang pragmatisme ini, kita menjelma layaknya robot, yang tanpa kita sadari--dunia yang kita tempati, yang terus bertumbuh dari hari ke hari--menciptakan kita juga sebagai makhluk yang "alpa." Keseimbangan yang mulai kita lupakan, tergerus pada siklus realita yang tidak menyehatkan--pekerjaan kantor, tugas rumah, bermalas-malasan, keseharian makan dan begadang tanpa juntrungan--yang tanpa diimbangi kesadaran untuk memperlakukan diri sendiri dengan baik secara khusus.
Sabtu, 28 Mei 2016
Minggu, 28 September 2014
Rabu, 20 Maret 2013
Melukis masa lalu
sudah hampir dua minggu kau meninggalkanku. Sejumput rindu kian datang dan menghilang sesekali waktu. Bagaimana kabarmu di sana? Pernah kuberpikir, kau sekarang sedang mengawasiku di sini lewat mata pandangmu, yang sayangnya cuma kau yang bisa melihat. Tapi aku tak bisa melihat. Meyakinkan diriku, kau tak pernah benar-benar jauh. Tapi aku tak bisa
Rabu, 22 Agustus 2012
Namaku Vie 4
Tapi aku tidak perlu merasa
heran atas sikapnya yang tak mau diatur, terutama bila mempertimbangkan
kenyataannya bahwa ada yang melatarbelakangi sikapnya─kedua orangtuanya sudah
sama-sama tidak bisa bersama. Dari pertimbangan itu, aku tahu berada di posisi
Radit akan menyulitkannya untuk bersikap baik.
Langganan:
Postingan (Atom)



